Selamat Datang Di Dunia IT
www.smr-etam.info
Sabtu, 23 Februari 2013
PENGERTIAN C++
C++ adalah bahasa pemrograman komputer C++ dikembangkan di Bell Labs (Bjarne Stroustrup) pada awal tahun 1970-an, Bahasa itu diturunkan dari bahasa sebelumnya, yaitu BCL, Pada awalnya, bahasa tersebut dirancang sebagai bahasa pemrograman yang dijalankan pada sistem Unix, Pada perkembangannya, versi ANSI (American National Standart Institute) Bahasa pemrograman C menjadi versi dominan, Meskipun versi tersebut sekarang jarang dipakai dalam pengembangan sistem dan jaringan maupun untuk sistem embedded, Bjarne Stroustrup pada Bell labs pertama kali mengembangkan C++ pada awal 1980-an, Untuk mendukung fitur-fitur pada C++, dibangun efisiensi dan sistem support untuk pemrograman tingkat rendah (low level coding). Pada C++ ditambahkan konsep-konsep baru seperti class dengan sifat-sifatnya seperti inheritance dan overloading. Salah satu perbedaan yang paling mendasar dengan bahasa C adalah dukungan terhadap konsep pemrograman berorientasi objek (Object Oriented Programming).
Perbedaan Antara Bahasa pemrograman C dan C++ meskipun bahasa-bahasa tersebut menggunakan sintaks yang sama tetapi mereka memiliki perbedaan, C merupakan bahasa pemrograman prosedural, dimana penyelesaian suatu masalah dilakukan dengan membagi-bagi masalah tersebut kedalam su-submasalah yang lebih kecil, Selain itu, C++ merupakan bahasa pemrograman yang memiliki sifat Pemrograman berorientasi objek, Untuk menyelesaikan masalah, C++ melakukan langkah pertama dengan menjelaskan class-class yang merupakan anak class yang dibuat sebelumnya sebagai abstraksi dari object-object fisik, Class tersebut berisi keadaan object, anggota-anggotanya dan kemampuan dari objectnya, Setelah beberapa Class dibuat kemudian masalah dipecahkan dengan Class.
VISUAL BASIC
Visual Basic merupakan cara termudah dan tercepat untuk membuat aplikasi yang dijalankan di sistem operasi Microsoft Windows®. Apakah Anda seorang profesional atau pemula sekalipun di bidang pemrograman Windows, Visual Basic menyediakan kepada Anda sekumpulan perangkat untuk mempermudah dan menyederhanakan pengembangan aplikasi yang tangguh.
Lalu apa sebenarnya definisi dari Visual Basic itu sendiri? Kata “Visual” merujuk kepada metode yang digunakan untuk membuat antar muka yang bersifat grafis Graphical User Interface (GUI). Daripada menulis berbaris-baris kode untuk menjelaskan pemunculan dan lokasi dari suatu elemen di dalam antar muka, Anda dengan mudah dapat menambahkan object yang sebelumnya sudah dibangun ke dalam tempat dan posisi yang Anda inginkan di layar Anda. Jika Anda pernah menggunakan program untuk menggambar seperti Paint, maka Anda sebenarnya sudah memiliki keahlian uuntuk membuat sebuah antar muka pengguna secara efektif.
Kata “Basic” merujuk kepada bahasa BASIC (Beginners All-Purpose Symbolic Instruction Code), sebuah bahasa yang digunakan oleh banyak programmer dibandingkan dengan bahasa lainnya dalam sejarah komputer. Visual Basic telah berubah dari bahasa asli BASIC dan sekarang memiliki ratusan pernyataan (statements), fungsi (functions), dan kata kunci (keywords), dan kebanyakan di antaranya terkait dengan antar muka grafis di Windows. Pengguna tingkat pemula sekalipun dapat membuat aplikasi dengan mempelajari hanya beberapa kata kunci, sementara kekuatan dari bahasanya membolehkan para pengguna tingkat professional mencapai apapun yang dapat dihasilkan dengan menggunakan bahasa pemrograman Windows lainnya.
Bahasa pemrograman Visual Basic tidaklah hanya identik dengan Visual Basic saja. Sistem Pemrograman Visual Basic dalam bentuk Edisi Aplikasi, telah dimasukkan ke dalam Microsoft Excel, Microsoft Access, dan banyak aplikasi Windows lainnya juga menggunakan bahasa yang sama. Visual Basic Scripting Edition (VBScript) adalah sebuah bahasa skrip yang digunakan secara lebih umum dan merupakan bagian dari bahasa Visual Basic. Dengan mempelajari Visual Basic, maka Anda akan dibawa ke area-area yang telah disebutkan tadi.
Apakah tujuan Anda untuk membuat sebuah utility sederhana untuk diri Anda sendiri atau untuk kelompok kerja Anda, sebuah sistem berskala perusahaan, atau bahkan aplikasi yang terdistribusi melalui Internet, Visual Basic memilik perangkat yang Anda butuhkan.
Fitur Data Access membolehkan Anda untuk membuat database, aplikasi front-end, dan komponen di sisi server (scalable server-side components) untuk hampir semua format database yang terkenal, termasuk Microsoft SQL Server dan database level perusahaan lainnya.
Teknologi ActiveX™ membolehkan Anda untuk menggunakan fungsionalitas yang disediakan oleh aplikasi-aplikasi lainnya, seperti pengolah kata Microsoft Word, Microsoft Excel spreadsheet, dan aplikasi Windows lainnya. Anda bahkan dapat mengotomatisasikan aplikasi-aplikasi dan objek-objek yang dibuat dengan menggunakan edisi Professional atau Enterprise Visual Basic.
Kemampuan Internet membuatnya mudah menyediakan pengaksesan ke dokumen-dokumen atau file-file dan aplikasi-aplikasi melalui Internet atau intranet dari dalam aplikasi Anda, atau untuk membuat aplikasi Internet server.
Aplikasi akhir Anda nantinya akan berbentuk sebuah file .exe yang menggunakan Visual Basic Virtual Machine dan dapat Anda distribusikan secara bebas.
Selasa, 23 Oktober 2012
UTS SISTEM INFORMASI KELAS B 2011
Soal UTS Kelas B 2011
Sistem Informasi
- jelaskan apa saja fungsi sistem informasi ?
- apakah yang di maksud dengan data ?
- apakah yang di maksud dengan sistem ?
- apakah yang di maksud dengan informasi ?
- sebutkan dan jelaskan elemen-elemen sistem ?
- jelaskan pengertian arsitektur sistem informasi ?
- jelaskan perbedaan teknologi informasi dengan sistem informasi ?
- buatlah flowchart integrsasi sistem dari fakultas ke universitas ?
JAWAB :
1. sistem informasi adalah :
--> 1. Meningkatkan
aksesibilitas data yang tersaji secara tepat waktu dan akurat bagi
para pemakai, tanpa mengharuskan adanya prantara sistem
informasi.
-->2. Menjamin tersedianya
kualitas dan keterampilan dalam memanfaatkan sistem informasi secara
kritis.
--> 3. Mengembangkan proses perencanaan yang efektif.
--> 4. Mengidentifikasi kebutuhan-kebutuhan akan keterampilan pendukung
sistem informasi.
--> 5. Menetapkan investasi yang akan diarahkan pada sistem informasi.
2. data adalah :
Data adalah sesuatu yang belum mempunyai arti bagi penerimanya dan masih
memerlukan adanya suatu pengolahan. Data bisa berujut suatu keadaan,
gambar, suara, huruf, angka, matematika, bahasa ataupun simbol-simbol
lainnya yang bisa kita gunakan sebagai bahan untuk melihat lingkungan,
obyek, kejadian ataupunsuatu konsep.
3. Sistem adalah :
Sekumpulan elemen atau serangkaian komponen yang salig
berhubungan untuk mencapai suatu tujuan yang spesifik atau
menyelesaikan suatu sasaran tertentu.
4. Informasi adalah :
Data yang sudah diolah sehingga mempunyai arti tertentu dan dapat menjadi dasar untuk mengambil keputusan.
5. elemen-elemen sistem :
Sistem
berasal dari bhasa latin (systēma)
dan bahasa yunani (sustēma)
adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang
dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau
energi. Istilah ini sering dipergunakan untuk menggambarkan suatu set
entitas yang berinteraksi, di mana suatu model matematika seringkali
bisa dibuat.
Sistem juga merupakan kesatuan bagian-bagian
yang saling berhubungan yang berada dalam suatu wilayah serta
memiliki item-item penggerak.
Contoh :
misalnya seperti negara. Negara merupakan
suatu kumpulan dari beberapa elemen kesatuan lain seperti provinsi
yang saling berhubungan sehingga membentuk suatu negara dimana yang
berperan sebagai penggeraknya yaitu rakyat yang berada dinegara
tersebut.
6.arsitektur dan informasi adalah :
Desain item komputer secara
keseluruhan (termasuk sistem jaringan) untuk memenuhi
kebutuhan-kebutuhan organisasi yang spesifik.
7.perbedaan teknologi informasi dengan sistem informasi adalah:
Sistem informasi adalah sistem terintegrasi yang mampu menyediakan
informasi yang bermanfaat bagi penggunanya.
Teknologi
informasi adalah hasil rekayasa manusia terhadap proses penyampaian
informasi dari pengirim ke penerima sehingga: lebih cepat, lebih luas
sebarannya dan lebih lama penyimpanannya.
Rabu, 28 Maret 2012
Cara Men-Setting Microtic
Topologi Jaringan :
Modem DSL --> ether2 Mikrotik --> Router Mikrotik --> Ether1 Mikrotik --> Switch --> PC Terminal
Langkah 1
Install/Siapkan mikrotik OS
Langkah 2
Set Ip Address Tiap interface
Code:Langkah 2
Set Ip Address Tiap interface
ip address add address=10.10.10.1/24 interface=ether1
ip address add address=10.10.11.2/24 interface=ether2
Langkah 3
Setting DNS Resolver Mikrotik dan PC
Code:
ip dns static add name=sobatkucyber.com address=10.10.10.1
ip dns set primary-dns=10.10.11.2 secondary-dns=202.134.1.1 allow-remote-requests=yes
Langkah 4
Masqurade Jaringan LAN
Code:
ip firewall nat add chain=srcnat src-address=10.10.10.0/24 action=masquerade
Langkah 5
Memberikan Nama Router
Code:
system identity set name=sobatku
Langkah 6
Set jam Otomatis
Code:
system ntp client set primary-ntp=0.pool.ntp.org secondary-ntp=3.pool.ntp.org enabled=yes
Langkah 7
Menentukan Default Routing
Code:
ip route gateway=10.10.11.1
Langkah 8
Membuat Mark Connection yang nantinya di pakai untuk memilah Paket
Code:
ip firewall mangle add chain=forward src-address=10.10.10.100 action=mark-connection new-connection-mark=billing
ip firewall mangle add chain=forward src-address=10.10.10.101 action=mark-connection new-connection-mark=pc1
ip firewall mangle add chain=forward src-address=10.10.10.102 action=mark-connection new-connection-mark=pc2
ip firewall mangle add chain=forward src-address=10.10.10.103 action=mark-connection new-connection-mark=pc3
ip firewall mangle add chain=forward src-address=10.10.10.104 action=mark-connection new-connection-mark=pc4
ip firewall mangle add chain=forward src-address=10.10.10.105 action=mark-connection new-connection-mark=pc5
ip firewall mangle add chain=forward src-address=10.10.10.106 action=mark-connection new-connection-mark=pc6
ip firewall mangle add chain=forward src-address=10.10.10.107 action=mark-connection new-connection-mark=pc7
ip firewall mangle add chain=forward src-address=10.10.10.108 action=mark-connection new-connection-mark=pc8
ip firewall mangle add chain=forward src-address=10.10.10.109 action=mark-connection new-connection-mark=pc9
ip firewall mangle add chain=forward src-address=10.10.10.110 action=mark-connection new-connection-mark=pc10
Langkah 9
Membuat mark packet untuk Queue, yang didapat dari mark connection
Code:
ip firewall mangle add chain=forward connection-mark=billing action=mark-packet new-packet-mark=billing
ip firewall mangle add chain=forward connection-mark=pc1 action=mark-packet new-packet-mark=pc1
ip firewall mangle add chain=forward connection-mark=pc2 action=mark-packet new-packet-mark=pc2
ip firewall mangle add chain=forward connection-mark=pc3 action=mark-packet new-packet-mark=pc3
ip firewall mangle add chain=forward connection-mark=pc4 action=mark-packet new-packet-mark=pc4
ip firewall mangle add chain=forward connection-mark=pc5 action=mark-packet new-packet-mark=pc5
ip firewall mangle add chain=forward connection-mark=pc6 action=mark-packet new-packet-mark=pc6
ip firewall mangle add chain=forward connection-mark=pc7 action=mark-packet new-packet-mark=pc7
ip firewall mangle add chain=forward connection-mark=pc8 action=mark-packet new-packet-mark=pc8
ip firewall mangle add chain=forward connection-mark=pc9 action=mark-packet new-packet-mark=pc9
ip firewall mangle add chain=forward connection-mark=pc10 action=mark-packet new-packet-mark=pc10
Langkah 10
Membuat Parent tertinggi Queue
Code:
queue tree add name=sobatku parent=ether2 max-limit=10000000
Langkah 11
Membuat Queue per terminal
Code:
queue tree add name=pcbil packet-mark=billing parent=sobatku limit-at=64000 max-limit=250000
queue tree add name=pc1 packet-mark=pc1 parent=sobatku limit-at=64000 max-limit=250000
queue tree add name=pc2 packet-mark=pc2 parent=sobatku limit-at=64000 max-limit=250000
queue tree add name=pc3 packet-mark=pc3 parent=sobatku limit-at=64000 max-limit=250000
queue tree add name=pc4 packet-mark=pc4 parent=sobatku limit-at=64000 max-limit=250000
queue tree add name=pc5 packet-mark=pc5 parent=sobatku limit-at=64000 max-limit=250000
queue tree add name=pc6 packet-mark=pc6 parent=sobatku limit-at=64000 max-limit=250000
queue tree add name=pc7 packet-mark=pc7 parent=sobatku limit-at=64000 max-limit=250000
queue tree add name=pc8 packet-mark=pc8 parent=sobatku limit-at=64000 max-limit=250000
queue tree add name=pc9 packet-mark=pc9 parent=sobatku limit-at=64000 max-limit=250000
queue tree add name=pc10 packet-mark=pc10 parent=sobatku limit-at=64000 max-limit=250000
Untuk CIR dan MIR dapat di sesuaikan dengan kesiapan Bandwidth yang didapat dari ISP.Saran untuk setting CIR adalah total dari jumlah PC yang di queue kan jika di kalikan dengan Nilai CIR tidak melebihi Bandwidth minimal yang bisa di dapat dari ISP biasanya menggunakan 64k, total dari 64kx11 PC sekitar 700an kbps. Jika Sobat yakin ISP Sobat bisa memberikan 1 mbps pada saat peak time, Sobat dapat mendapatkan Nilai CIR dari total Bandwidth di bagi jumlah PC.
Kode Standar Amerika untuk Pertukaran Informasi atau ASCII
(American Standard Code for Information Interchange) merupakan suatu standar internasional dalam kode huruf dan simbol seperti Hex dan Unicode tetapi ASCII lebih bersifat universal, contohnya 124 adalah untuk karakter "|". Ia selalu digunakan oleh komputer dan alat komunikasi lain untuk menunjukkan teks. Kode ASCII sebenarnya memiliki komposisi bilangan biner
sebanyak 8 bit. Dimulai dari 0000 0000 hingga 1111 1111. Total
kombinasi yang dihasilkan sebanyak 256, dimulai dari kode 0 hingga 255
dalam sistem bilangan desimal.
Langganan:
Postingan (Atom)

